Twitter kembali heboh dengan perbincangan seputar ultimatum Menkominfo Tifatul Sembiring dua hari ini. Menkominfo mendesak Research in Motion (RIM) yang berpusat di Kanada untuk menutup akses terhadap situs porno. Pernyataan awal Tifatul di Twitter yang mengatakan “Kita bukan sedang bernegosiasi, kalau RIM tidak mematuhi peraturan dan UU RI, enough is enough!” langsung menuai banyak kritikan. Respons positif maupun bernada sindiran bertebaran meramikan timeline. Ini bukan pertama kalinya Tifatul memberikan pernyataan kontroversial yang membuat para netizen bereaksi.

Dengan mengedepankan alasan “PORNO” saya pikir itu terlalu bodoh.

Alasan seperti ini meski didasari undang2 malah tambah mengesankan departemen yang satu ini terlalu sibuk mengurusi hal hal berbau pornografi.

Padahal sebetulnya masih banyak alasan lain yang bisa dugunakan pemerintah untuk menekan RIM, selain alasan pornografi semata. Toh nonton bokep di BB jg nggak enak … :lol:

Indonesia merupakan salah satu market terbesar untuk RIM. setidaknya sekitar 2 juta lebih pelanggan plus pengguna Handset Blackberry.  sudah sewajarnya RIM yang memang mendapatkan keuntungan sangat banyak di Indonesia mematuhi undang undang yang berlaku, salah satunya dengan membangun server di Indonesia, dengan ini yang pasti berguna bagi penggunanya adalah : Biaya penggunaan BB alias BBman bisa ditekan :D

Yg jelas pemerintah harus bisa adil dan ambil jalan tengahnya dalam hal ini yang sama2 tidak merugikan satu sama lain,dan kalo bisa jangan cuma “PORNO” yg dijadikan alasan pemblokiran RIM karena masih banyak kasus yang harus di selesaikan,jangan sampai ada kesan pemerintah kita hanya sibuk ngurusin soal PORNO..

kasus lain masih banyak yang belum terselesaikan sampai saat ini tuh !!!