Valentino Rossi saat Test di Sepang,Malaysia

Di artikel sebelumnya pernah di bahas dan di lontarkan oleh “The Doctor” usai sesi tes resmi MotoGP di Sepang Malaysia yang pertama awal Februari lalu tentang liar nya dan sulitnya kendalikan Ducati Desmosedici GP11.

Saat itu Rossi mengatakan bahwa Ducati GP11 memiliki karakter liar,dan harus dikendarai seperti motor GP 500 cc.
Di sesi tes yang kedua pun “The Doctor” tetap kesulitan menemukan cara yang tepat untuk menjinakkan Ducati Desmo GP11 yg terkenal liar ini.

Bukan “The Doctor namanya kalo sampai kehilangan akal, dia mempelajari karakter Ducati Desmo GP11 yang memang sukar di ajak menikung,

“The Doctor kini menemukan cara yang lebih ekstrem untuk mengendarai Ducati Desmosedici GP11, yaitu dengan cara oversteer saat memasuki tikungan.

“Motor ini harus dikendarai dengan cara oversteer atau dengan cara memaksa motor untuk sliding setiap memasuki tikungan.

Rossi mengatakan Karakter Ducati Desmo GP11  yang cenderung sukar menikung bisa di atasi dengan cara membuat ban belakang motor agak menggelincir, sehingga bisa masuk tikungan dengan cepat dan keluar dari tikungan pun dengan aman.

Cara ini memang sering dan selalu ditunjukkan oleh Casey Stoner, khususnya di trek yang memiliki karakter tikungan yang mempunyai karakter tajam dan menurun seperti di Losail, Qatar dan Philip Island, Australia.

Namun jika karakter aspalnya tidak mendukung atau pembalap tidak begitu lihai melakukan teknik ini, resiko kehilangan traksi roda berlebihan, akan membuat motor jadi tergelincir dan kehilangan grip alias ndlossooorrrr..

“Menikung adalah hal yang paling sulit dilakukan oleh motor ini,oleh sebab itu kami harus melakukan adaptasi sebaik-baiknya agar bisa selaras dengan apa yang kami inginkan.

Kami hanya membutuhkan waktu lebih lama untuk melakukan adaptasi dengan motor ini ” cetus Rossi.